Profil Diego Maradona

Diego Maradona
Informasi pribadi
Nama lengkap Diego Armando Maradona
Tanggal lahir 30 Oktober 1960 (umur 59)
Tempat lahir Lanús, Buenos Aires, Argentina
Tinggi 1,65 cm (12 in)
Posisi bermain Gelandang serang
Karier junior
1968–1969 Estrella Roja
1970–1974 Los Cebollitas
1975-1976 Argentinos Juniors
Karier senior*
Tahun Tim Tampil (Gol)
1976–1981 Argentinos Juniors 167 (115)
1981–1982 Boca Juniors 40 (28)
1982–1984 Barcelona 36 (22)
1984–1991 Napoli 188 (81)
1992–1993 Sevilla 26 (5)
1993–1994 Newell’s Old Boys 5 (0)
1995–1997 Boca Juniors 30 (7)
Total 492 (258)
Tim nasional
1977–1994 Argentina 91 (34)
Kepelatihan
1994 Mandiyú de Corrientes
1995 Racing Club
2008–2010 Argentina
2011–2012 Al Wasl FC

Profil Diego Maradona – Diego Armando Maradona adalah mantan pesepak bola legendaris Argentina. Maradona menjadi pelatih timnas Argentina mulai November 2008 sampai Juli 2010.

Untuk Argentina Maradona tampil sebanyak 91 kali dan mencetak 34 gol. Maradona termasuk dalam deretan pesepakbola terbaik abad ini bersama dengan Pele, Johan Cruyff dan Christian Vieri.

Pada usia 11 tahun, Maradona mencuri perhatian seorang pencari bakat saat sedang bermain sepakbola bersama teman-temannya. Dia lantas terpilih main untuk klub Los Cebollitas yang merupakan tim juniornya Argentinos Juniors.

Di beberapa kesempatan, Maradona yang lahir di Buenos Aires, 30 Oktober 1960 ini mendapat tugas sebagai anak gawang di pertandingan-pertandingan Argentinos Juniors. Saat istirahat, Maradona menghibur para penonton dengan kemampuan dribble-nya yang luar biasa. Sejak itulah dia mulai terbiasa menjadi pusat perhatian.

BACA JUGA : Profil Marquinhos

Karir profesionalnya dimulai pada tahun 1976 saat ia bergabung dengan Argentinos Juniors hanya sepuluh hari menjelang ulang tahunnya yang ke 16. Lima musim ia membela tim papan atas Argentina ini sebelum pindah ke Boca Juniors di pertengahan 1981. Setahun berikutnya Maradona merasakan gelar pertamanya saat memenangi Liga Argentina.

Petualangannya di Eropa dimulai pada tahun 1982. Usai memperkuat Argentina di Piala Dunia, Maradona ditransfer Barcelona dengan nilai £ 5 juta. Sebuah rekor dunia di masa itu. Karir Maradona di tim nasional terbilang cemerlang. Pada 1982 dia beraksi di Piala Dunia untuk pertama kalinya. Empat tahun kemudian sebagai kapten Argentina, dia menjadi juara dunia. Profil Diego Maradona

Kiprahnya di Piala Dunia 1986 itu diwarnai dengan aksi kontroversialnya saat mencetak gol dengan tangan ke gawang Inggris yang dijaga Peter Shilton. “Gol tangan Tuhan” menjadi noda terbesar dalam sejarah sepakbola. Ironisnya gol ini justru terpilih menjadi ‘gol abad ini’ dalam polling yang dilakukan FIFA di tahun 1992.

Gelar pertamanya di Eropa diraih di tahun 1983 saat Barcelona juara Copa del Rey dengan mengalahkan Real Madrid di partai final. Di Camp Nou, Maradona merasa tidak betah karena beberapa kali bersitegang dengan para pejabat Barca. Lalu dia dijual ke Napoli di tahun 1984. Lagi-lagi rekor transfer pecah dengan nilai £ 6,9 juta. Bersama Napoli gelar demi gelar berhasil dikumpulkan. Juara liga (1987 & 1990), juara copa (1987), juara UEFA Cup (1989) dan juara Italia Super Cup (1990) menambah panjang deretan prestasi Maradona.

Pada 1991, otoritas sepakbola Italia menjatuhkan hukuman larangan 15 bulan bertanding bagi Maradona karena terbukti menggunakan kokain. Pamornya berada di ujung tanduk. Maradona sempat singgah semusim di Sevilla musim 1992-1993, sebelum pulang kandang bersama Newell’s Old Boys pada 1993, dan Boca Juniors pada rentang 1995-1997.

Pensiun pada hari ulang tahunnya yang ke-37, Maradona tidak lantas menghilang dari pemberitaan. Sayangnya, berita yang muncul tidak bernada positif, seperti kasus penembakan terhadap wartawan, obesitas, atau masalah kecanduan yang membuatnya direhabilitasi hingga ke Kuba. Pulih usai menjalani operasi, Maradona mencoba karir baru di dunia pertelevisian dengan membawakan program bincang-bincang “La Noche del 10”.

SUMBER : WIKIPEDIA

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *